On The Spot

Tukul Arwana yang Fenomenal

Siapa sekarang yang tidak mengenal seorang Tukul Arwana. Seorang yang nyentrik dengan rambut cepak dan kumis tipis yang tetap dipelihara hingga panjang seperti kumis ikan Arwana. Yup! Saat ini dia menjadi begitu fenomenal sejak menjadi pembawa acara sebuah acara bincang-bincang di Trans7, Empat Mata. Namanya langsung melejit dalam jajaran artis papan atas Indonesia hehe.. Wajahnya dan aksinya yang khas dan banyolannya yang mengalir lancar dan sekenanya pun sekarang menjadi lebih sering muncul dan menghiasi layar kaca.

Tukul yang sebenarnya memiliki nama asli Rianto ini tiba-tiba menggebrak dunia hiburan tanah air dengan acara bincang-bincang Empat Mata. Acara Empat Mata ini memiliki jargon "Kembali ke Laptop" ini. Memang karena pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada bintang tamu di acara ini semua berasal dari senjata utamanya yaitu sebuah laptop, meskipun sering kali kebingungan saat error dan dia tidak bisa memperbaikinya.

Namun, dibalik itu semua Tukul alias Reynaldi ini mampu membuktikan bahwa tampang atau fisik bukanlah segalanya. Biarpun tampang ndeso alias kampungan tapi dia mampu membawakan acara ini dengan baik, lewat banyolannya yang quick thinking and quick response dan dengan kepolosannya mampu menggelitik banyak pemirsanya. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan pembawaannya yang ndeso tidak ditutup-tutupi, justru tampil apa adanya dengan rasa percaya diri yang super!!

Inilah yang membuat Tukul mampu mengkombinasikan acara bincang-bincang dengan humor dan lawakannya yang keluar begitu saja. Kesalahan pengejaan dalam bahasa Inggris dan keluguan seorang Tukul sebagai seorang yang kampungan acap kali muncul dalam acara tersebut, namun inilah yang menjadikan acara ini begitu sangat menarik. Lawakannya terkesan tidak dibuat-buat dan mengalir begitu saja secara alami. Slogan-slogan "Tak sobek-sobek mulutmu", "Fish to fish", "Puas, puas??!!", "Kembali ke laptop" dan yang lainnya mungkin menjadi sangat familiar saat ini di telinga pemirsa Empat Mata.

Berikut ini kutipan perjalanan seorang Tukul Arwana yang saya ambil dari Wikipedia:
Tukul Arwana adalah pelawak dari Perbalan Semarang. Pada waktu muda, Tukul sering tampil melucu di panggung tujuh-belas agustusan, dan Tukul pernah mencari nafkah sebagai sopir omprengan di Semarang. Tukul hijrah ke Jakarta atas ajakan temannya Joko Dewo.

Lontang-lantung di kontrakan di bilangan Blok S Jakarta Selatan Tukul banyak dibantu Joko dewo untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam keadaan ekonomi yang pas-pasan, Tukul menikah dengan gadis berdarah Padang bernama Susi dan mempunyai anak semata wayang, bernama Vita.

Setelah menikah Tukul dan keluarga tinggal di sebuah kontrakan di daerah Cipete Utara. Sampai akhirnya Tukul melamar kerja di Radio Humor SK dan bekerja di sana bersama rekan pelawak yang lain seperti Bagito, Patrio, Ulfa dan lain-lain.

Nasib mujur Tukul semakin mengental ketika diajak main Lenong Rumpi oleh Ramon Tommybens. Dan titik balik karir Tukul mencuat ketika menjadi pendamping Joshua di video klip Air dengan icon diobok-obok-nya.

Nama Tukul Arwana semakin melambung ketika TPI mempercayakannya Tukul menjadi Host acara musik “Aduhai” dan Acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Dan namanya kian melesat sekarang ini ketika TV 7 Mempercayakan menjadi Host Talks show “Empat Mata”.

Jika dulu Tukul tinggal di kontrakan, sekarang Tukul sudah memiliki 3 rumah kontrakan dan 2 rumah besar di Cipete Utara. Di rumahnya Tukul mengumpulkan teman-teman seniman pelawak dari daerah dan membuat markas kecil ajang tukar pikiran dan meramu ide kreatif lawakan. Markas kreatif ini dinamakan Posko Ojo Lali.

Entri Populer