On The Spot

Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Setelah Bunuh Istri, Langsung Setubuhi Jenazahnya

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/09/23/0648461620X310.jpg
Eko Santoso (27), warga Dusun Ketangi, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tega mencekik istrinya sampai tewas, Rabu (22/9/2010) dini hari. Dia kemudian menggantung jenazah sang istri, Rahayu Tri Wahyuni (19), di dalam rumah.

Sebelum menggantung jenazah Rahayu setinggi sekitar tiga meter di ruang tengah rumahnya, Eko diduga sempat menyetubuhi jenazah tersebut.

Petugas Polres Kediri, yang menangani kasus ini, menduga bapak satu anak perempuan berusia dua tahun tersebut mengalami gangguan jiwa sehingga tega meniduri jenazah.

Kepala Subbagian Humas Polres Kediri Iptu Mansur kepada wartawan mengaku masih mengusut kasus Eko. Dugaan sementara, sesuai pengakuan tersangka, dia membunuh Rahayu setelah terjadi pertengkaran lantaran Rahayu cemburu kepada Eko.

Sumber Harian Surya di Polres Kediri mengungkapkan, pertengkaran itu dipicu tuduhan Rahayu bahwa suaminya sering pergi ke lokalisasi untuk berkencan dengan pelacur alias pekerja seks komersial (PSK).

Merasa tidak terima dengan tuduhan sang istri, setelah adu mulut sejak Selasa malam sampai Rabu dini hari, Eko memperdaya istrinya dari arah belakang, mengikat leher Rahayu dengan selendang sehingga lemas dan akhirnya tewas.

Setelah itu, pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan material ini meniduri jenazah Rahayu. Seusai melampiaskan hajat, Eko menaikkan tubuh istrinya di ketinggian sekitar tiga meter dengan tangga, kemudian mengikat lehernya dengan tali gendong yang disambung dengan selendang, Rabu sekitar pukul 01.00 WIB.

Sekitar empat jam kemudian, Eko mendatangi rumah orangtuanya, Sumaji dan Mujiati, yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Dia berpura-pura memberi tahu mereka bahwa Rahayu gantung diri. Belakangan, setelah kejadian ini dilaporkan ke polisi, terungkap bahwa Rahayu ternyata dibunuh Eko.(kompas.com)

Inilah Kronologi Penyerangan Mapolsek

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/09/22/0853062620X310.jpg
Penyerangan bersenjata atas Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, yang menewaskan tiga anggota kepolisian diperkirakan dilakukan setidaknya oleh sepuluh orang.
Pelakunya kecil-kecil. Helmnya saja lebih besar daripada kepalanya.

Seperti dituturkan sejumlah saksi mata, Rabu (22/9/2010) sekitar pukul 00.30 WIB, delapan pengendara sepeda motor masuk dan menembaki Polsek Hamparan Perak. Mereka datang dari Jalan Hamparan Perak Raya.

"Ada 8 kereta (motor) yang datang menembaki polsek. Empat orang masuk ke dalam dan empat orang lagi menunggu di luar. Dua orang masuk ke dalam polsek dan langsung menembaki polisi yang piket malam itu," ujar seorang warga Hamparan Perak.

Lebih dari 17 tembakan dihujankan ke Polsek Hamparan Perak pada pagi dini hari itu. Dua mobil dan kantor polsek juga dibakar para pelaku, antara lain, mobil patroli jenis Carry. Menurut warga setempat, pelaku mengunakan bom molotov untuk membakar bangunan polsek dan mobil.

Selang beberapa jam setelah kejadian, rombongan Densus dan Kapolda Sumut datang. Ada sekitar 3 mobil patroli dari Polda Sumut dan empat dari Polres KP3 Belawan. Berdasarkan keterangan warga Hamparan Perak yang ikut menolong seorang polisi yang terluka tembak di bagian kepalanya, pelaku mengunakan senjata laras panjang yang diduga jenis AK-47. Hingga saat ini, Polsek Hamparan Perak dijaga ketat puluhan personel kepolisian dari Polda Sumut dan Polres KP3 Belawan.

Pelaku berpakaian rapi, memakai kemeja. Postur tubuh pelaku, kata masyarakat, kecil. "Pelakunya kecil-kecil. Helmnya saja lebih besar daripada kepalanya," ujar warga.

Pelaku menggunakan sepeda motor, antara lain, Suzuki Spin, Yamaha RX King, Vixion, dan Vario. Seusai melakukan penembakan, para pelaku lari menuju ke arah Medan Marelan.

Adapun pernyataan resmi yang dikeluarkan Polda Sumut melalui Kapolda Sumut Irjen Oegroseno, pelaku penyerangan bersenjata berjumlah 10 orang dengan mengendarai enam sepeda motor.

Saat ini Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumut tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.(kompas.com)

INILAH Trik para pengemis bikin luka palsu !!!

well, untuk urusan boong or bener, itu urusan mereka. ada beberapa pengemis yang dengan sengaja bikin luka-lukaan (luka palsu), n caranya gampang banget...
mau tau??? ini caranya gan:

1. Siapkan alat-alat dan material yang diperlukan : tinta merah, tusuk gigi, cotton buds, brush cuci piring, lem
2. Buat "area luka" pake lem
3. Tunggu sampe lemnya kering
4. Rapikan lem dengan tusuk gigi untuk mempertegas area luka




5. Ratakan lem2 yang masih menggumpal dengan brush

6. Samarkan area luka bagian luar dengan sedikit tinta merah



7. Oleskan tinta merah (pake cotton buds) untuk mempertegas daerah luka (biar keliatan lebih nyata)

8. Ratakan lem pake tusuk gigi untuk membentuk "broken skin"
9. Oleskan tinta merah di bagian dalam area luka
10. Tunggu sampai kering


11. Selesai. luka palsu udah jadi deh...siap beraksi

FOTO EKSKLUSIF: Bocah Disandera Penjahat

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/09/16/0813407p.jpg
Beginilah aksi penyanderaan yang dilakukan seorang pria bernama Joko terhadap Aldi (5), anak ketiga mantan majikannya, di Mayang Mangurai RW 09, Jambi. Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Rabu, 15 September 2010.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/09/16/0814225p.jpg
Korban merupakan anak pasangan Gunawan dan Siti. Beruntung, Aldi dapat diselamatkan setelah Kapoltabes Jambi Komisaris Besar Bobby Adoe bernegosiasi dengan pelaku, yaitu memenuhi tuntutan uang senilai Rp 20 juta dan sebuah kendaraan untuk pelaku. (*)(kompas.com)

Foto Pelecehan Seksual di pantai Siloso

Foto Pelecehan Seksual

Foto Pelecehan Seksual

Foto Pelecehan Seksual


Foto Pelecehan Seksual

Foto Pelecehan Seksual

[Foto] Polisi Bule Juga Nerima Sogokan Gan!

He…he…ternyata polisi bule’ juga nerima sogokan alias uang damai dijalan raya ya ? selama aku kirain mereka itu bersih-bersih dan tidak seperti polisi-polisi di… (malu mau nyebutnya ?) ;)(yepiye.wordpress.com)

Weleh…Weleh…Polisi Mana Ya ?

Yang Pasti Pemberi Dan Penerima Bule’ Nih

:lol:

Ada Ada Saja

Hakim Menangis Saat Jatuhkan Vonis Nenek Yang Ambil 3 Biji Kakao


Minah (55), tengah menyimak putusan hakim yang menjatuhinya hukuman 3 bulan percobaan.

Purwokerto – Hakim yang satu ini rupanya tak tega ketika harus membacakan vonis terhadap seorang nenek yang didakwa mencuri. Bambang Lukmanto, SH, hakim pada Pengadilan Negeri Purwokerto (Jateng) tiba-tiba meneteskan air mata, saat membacakan vonis hukuman tiga bulan percobaan terhadap Minah (55), seorang nenek warga Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Kamis (19/11).

Minah didakwa mencuri tiga biji kakao di sebuah perkebunan PT Rumpun Sari Antan (RSA), yang berada tidak jauh dari rumahnya. Suasana haru-pun mewarnai sidang vonis itu

Majelis hakim yang diketuai Bambang dan beranggotakan Dedy Hermawan, SH, serta Sohe, SH, mengaku nuraninya tersentuh dan melukai rasa keadilan yang menimpa seorang rakyat jelata.

"Kami menyadari sepenuhnya, kasus ini muncul akibat gejala kurang diberdayakannya masyarakat oleh pihak pengelola perkebunan, sehingga menimbulkan kecemburuan. Hal-hal yang meringankan lainnya, yaitu Bu Minah sudah tua dan ia hanyalah seorang petani yang tidak punya apa-apa, tiga buah kakao sangat berarti bagi Minah dan sebaliknya tiga buah kakao tidak menimbulkan kerugian yang signifikan bagi perusahaan pengelola perkebunan PT Rumpun Sari Antan (RSA)," kata hakim Bambang membacakan putusannya.

Atas pertimbangan tersebut, hakim menjatuhkan hukuman 1 bulan 15 hari kurungan, tetapi hukuman tersebut tidak perlu dijalani terdakwa. Selanjutnya terdakwa Minah dijatuhi hukuman tiga bulan percobaan, jika dalam waktu tiga bulan tersebut, terdakwa melakukan pencurian lagi, maka vonis 1 bulan 15 hari akan langsung diberlakukan tanpa persidangan kembali.

Saat hakim menanyakan apakan Minah menerima putusan tersebut, Minah hanya tersenyum, dan tidak tahu soal bahasa hukum. Kemudian hakim menjelaskan, bahwa dengan putusan ini Minah diperbolehkan pulang dan perkaranya selesai. Minahpun langsung menyatakan menerima putusan tersebut. "Alhamdulillah, matur nuwun pak hakim," katanya sambil tersenyum.

Usai sidang para pengunjung yang memadati ruang sidang baik dari aktivis, LSM hingga para seniman di Banyumas langsung memberikan ucapan kepada Minah. Sebenarnya ada ketidakpuasan dari para pengunjung sidang, salah seorang aktivis, Bangkit menyatakan, ia menginginkan vonis bebas untuk Minah. Tetapi karena ketidakpahaman Minah, maka terdakwa menerima begitu saja keputusan hakim.

Mencuri Motor Hanya Semenit


http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/11/18/80127_pelaku_curanmor_300_225.jpg

Setelah melalui perkembangan dan perburuan cukup lama, unit reskrim Polsek Kenjeran berhasil mengamankan tiga pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor. Tak tanggung-tanggung, lebih dari belasan lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP)-nya.

Antara lain di Jl. Kenjeran, Jl. Kapasan, Jl. Kalijudan, Jl. Tuwowo, Jl. Kedung doro, Jl. Gebang serta beberapa lokasi lainnya. Mereka yang diamankan yakni Nas (30), Ful (39) dan Ziz (27). Ketiganya warga Tambak Wedi Baru dan tinggal di kompleks kos-kosan yang sama.

Bahkan nama terakhir sempat dilubangi betis sebelah kanannya setelah berusaha kabur saat dikeler mencari barang bukti.

Ditemui di Mapolsek, Jl. Nambangan, tersangka Ziz mengaku tidak butuh waktu lama saat mencuri. "Kira-kira semenit-lah. Caranya pakai kunci T. Tapi kita harus pastikan suasana benar-benar sepi dan nggak boleh grogi," tuturnya, Rabu (18/11).

Setiap beraksi, mereka bergantian komplotan. Kadang Ziz duet dengan Ful, kadang dengan Nas, kadang duet dengan pelaku lain yang hingga kini belum tertangkap. Beberapa nama yang belum disergap diantaranya Deng, Mas, Met, Bai dan Man. Tiga nama terakhir berperan sebagai penadah motor hasil curian.

Saat beraksi, komplotan ini juga tak sembarangan saat mencuri. Motor yang diambil harus masih gress agar nilai jual juga agak tinggi.

Semisal, motor Jupiter dijualnya seharga Rp 2 juta dan Mega Pro dijual Rp 2,8 juta. "Harganya bervariasi sesuai tahun pembuatan dan merk-nya," ujar bapak satu anak yang sehari-hari bekerja sebagai makelar penumpang di Bungurasih itu.

Kapolsek Kenjeran AKP Sayen Victor Tarigan mengungkapkan, pihaknya melakukan penangkapan setelah mengintai pelaku beberapa saat. Awalnya, yang diamankan adalah Ful. Kemudian mengembang ke tersangka lain.

"Pelaku lain kami amankan di rumah masing-masing. Tersangka Ziz terpaksa kami tembak karena berusaha kabur saat dikeler," tegasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa motor Yamaha Vega R warna merah nopol L 4844 GB yang digunakan sebagai sarana, satu unit dispenser serta beberapa stel pakaian yang dibelinya dari hasil penjualan motor curian.

sumber:
http://media.vivanews.com/

Artis Korban Perkosaan Bukan Yuniza Umirtuningsih!!!


http://kangboed.files.wordpress.com/2009/11/yu.jpg?w=110&h=110

Artis Korban Perkosaan Bukan Yuniza Umirtuningsih!!!.. yayaya.. Berita perkosaan yang menimpa figuran sinetron bernisial YU terus bergulir.Artis Yuniza Umirtuningsih yang disebut-sebut sebagai korban membantah bahwa dirinya adalah korban perkosaan yang dimaksud seperti dalam pemberitaan yang belakangan berkembang. “Pemberitaan tersebut tidak benar. Itu bukan aku,” kata Yuniza ketika dihubungi Sumatera Ekspres, kemarin (7/11)

Yuniza mengatakan banyak perbedaan antara dirinya dengan YU yang disebut-sebut sebagai korban perkosaan tersebut. “Umurku baru 16 tahun, sedangkan korban (YU) berumur 25 tahun. Korban juga tinggal di Bogor sedangkan aku di Bandung,” ungkap pelajar Kelas II SMA Burangrang ini.

Selain itu YU hanyalah seorang figuran di Rumah Produksi Sinemart, sedangkan Yuniza adalah artis sinetron yang kerap menjadi bintang utama di sinetron-sinetron produksi Multivision, sepertis Roman Picisan dan Cantik Cantik Bawa Monyet.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Senin ( 2/11) lalu, seorang figuran berinisial YU melaporkan tindak pemerkosaan yang dilakukan oleh dua orang kru sinteron di Puncak, Bogor kepada Kepolisian Sektor Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selang sehari kemudian, berita ini menjadi topik hangat, tak hanya di sejumlah media cetak dan elektronik, namun juga di milis-milis internet.

Banyak anggota milis yang mengungkapkan keprihatinan terhadap kasus tersebut. Di milis juga berkembang kabar bahwa YU adalah artis Yuniza Umirtuningsih lengkap dengan profil dan foto Yuniza. Dari sinilah kabar ini berkembang bahwa YU adalah Yuniza Umirtuningsih.

Meski tidak tahu menahu kenapa namanya terseret dalam kasus tersebut, Yuniza menyikapi persoalan ini dengan arif. “Mungkin saja karena inisialnya YU jadi kemudian berkembang kalau itu adalah Yuniza Umirtuningsih. Lagian dari berita-berita, YU itu katanya artis sinetron, bukan figuran. Jadi mereka berpikir itu adalah aku,” katanya.

Ia berharap, dengan klarifikasi ini simpang siur pemberitaan soal perkosaan yang menyeret namanya berakhir. “Banyak teman dan saudara yang telepon menanyakan berita tersebut. Apalagi aku pernah 2 tahun tinggal di Palembang.

YU itu bukan Yuniza Umirtuningsih. Aku nggak tahu siapa YU. Yang pasti bukan Yuniza Umirtuningsih. Semua kabar yang beredar di milis internet atau media yang menyebut YU adalah Yuniza Umirtuningsih adalah tidak benar,” tandasnya (mg40)

sumber:
http://kangboed.wordpress.com/

Pria Inggris Selundupkan 1.000 Laba-laba


http://www.inilah.com/data/berita/foto/180677.jpg

Rio de Janeiro – Seorang pria asal Inggris mengejutkan otoritas bandara Brasil, karena membawa seribu laba-laba hidup di tas kopornya. Hii!

“Ia terhenti di detektor sinar-x ketika berusaha menyelundupkan hewan itu dalam dua tas kopor,” demikian diberitakan suratkabar Agencia Brasil, Sabtu (14/11).

Pria yang tak disebutkan namanya itu langsung ditangkap. Tindakan nekat itu melanggar undang-undang pelarangan ekspor hewan dari Brasil ke luar negeri, tanpa adanya surat resmi dari otoritas terkait.

Si pria pun menghadapi tuntutan setahun penjara dan denda US$2,3 juta jika pengadilan memutuskan dirinya bersalah. Kini ia masih dibebaskan bersyarat, sambil menantikan masa sidang digeler. Kasus ini juga mendapat perhatian dari sejumlah organisasi lingkungan hidup di Brasil.

sumber:

http://www.inilah.com/

Bangku Bangku ANEH dan UNIK











sumber :
http://unusual-things.blogspot.com/

Bangku Bangku ANEH dan UNIK











sumber :
http://unusual-things.blogspot.com/

(Photo) Momen Yang Mengerikan Tewasnya Bos Mafia Napoli


Inilah momen mengerikan ketika seorang bos mafia ditembak mati seorang pembunuh bayaran di luar sebuah bar di Napoli, Italia.

Mario Bacio Terracino, seorang bos mafia Napoli, pertama tersungkur karena tertembak di lengannya. Penyerangnya kemudian berdiri persis di belakangnya lalu menghabisinya dengan sebuah tembakan tepat pada bagian belakang kepalanya.

Polisi Napoli, di mana mafia lokal lebih dikenal dengan sebutan Camorra, menyebarkan rekaman gambar CCTV dalam upaya menangkap si pembunuh. Polisi yakin, pembunuhan Terracino (53 tahun) merupakan bagian dari permusuhan antar geng narkoba dalam memperebutkan jaringan perdagangan obat bius.


Terracino di kalangan polisi juga dikenal sebagai perampok bank dan pernah dituduh atas perampokan senilai Rp 27 miliar tahun 1991 tetapi tidak pernah terbukti. Ia dikatakan punya keahlian memasuki gedung-gedung dari bawah melalui jaringan saluran pembuangan.

Dailymail, Jumat, melaporkan, beberapa saat sebelum terjadinya pembunuhan, Tarracino terlihat sedang mengisap rokok di luar bar di lingkungan Sanita. Si pembunuh memasuki bar, sedikitnya ada enam orang di dalam bar, dia mendekat dan menembak Terracino. Ketika Terracino jatuh tersungkur, pembunuh itu menghabisinya dengan sebuah peluru tepat di kepalanya.


Tak satu pun dari orang-orang yang menyaksikan peristiwa itu tergerak untuk menolong. Sulit untuk mengatakan mereka murni tidak peduli atau takut akan pembalasan. Seorang perempuan terlihat menggosok-gosok kartu loterenya ketika Terracino dibunuh beberapa meter dari tempatnya. Seorang pedagang rokok memindahkan warung rokoknya beberapa meter dari lokasi itu, sementara seorang pria yang sedang memegang anak kecil melihat korban dan berjalan menjauh. Seorang perempuan yang sedang menghitung uang kembalian di dompetnya berloncat kaget ketika mendengar suara tembakan. Ia lalu melihat si pembunuh berjalan dan pergi dengan tenang dari tempat itu. Pembunuh itu bahkan dilaporkan tersenyum.


Polisi Napoli mengatakan, “Kami sedang melakukan langkah yang tidak biasa dengan menyebarkan gambar CCTV ini dalam upaya menangkap si pembunuh. Wajahnya meski tersembunyi masih bisa terlihat dan seseorang di luar sana harusnya mengenali dia dan kami akan mendatangi mereka.”

Sepanjang tahun ini, sudah lebih dari 30 orang anggota Camorra terbunuh di Napoli. Banyak dari kasus pembunuhan itu belum terungkap dan umumnya berkaitan dengan pemusuhan antar geng.

Dalam upaya mengontrol perluasan ruang gerak organisasi kejahatan di kota itu, tentara Italia kini membanjiri kawasan itu tetapi hasilnya belum efektif. Salah satu pembunuhan paling berdarah terjadi September lalu, ketika enam orang Afrika yang mencoba masuk ke jaringan perdagangan obat bius itu ditembak mati di sebuah toko.

Camorra lebih kejam dibanding mafia Sisilia dan punya sejumlah cabang di Inggris. Tahun 2006, gengster Napoli, Raffaele Caldarelli, ditangkap di Hackney, London timur.

sumber:

http://kabariberita.wordpress.com/

Entri Populer