Tips Cara Menghilangkan Jerawat Tradisional dan Alami
![]() |
| Cara Menghilangkan Jerawat |
![]() |
| Cara Menghilangkan Jerawat |
| Angka | Kode Bentuk | Kode Bunyi |
| 0 | Bola | Gosong |
| 1 | Tiang | Sepatu |
| 2 | Bebek | Tua |
| 3 | Telinga | Mentega |
| 4 | Perahu Layar | Ketupat |
| 5 | Perut Gendut | Delima |
| 6 | Cerutu | Tanam |
| 7 | Cangkul | Baju |
| 8 | Kacamata | Papan |
| 9 | Raket | Jalan |
Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk olahraga otak.
Berikut 10 cara melatih atau olahraga otak:
1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan
![[TIPS] 10 Cara Olahraga Otak Kidal [TIPS] 10 Cara Olahraga Otak](http://i.poskota.co.id/uploads/2010/08/Kidal.jpg)
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.
| 2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun ‘cadangan kognitif’ untuk menunda timbulnya demensia. |
| 3. Bermain puzzle atau teka-teki silang Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa. |
| 4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif. |
| 5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja. |
| 6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf. |
| 7. Menikmati musik Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga. |
| 8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori. |
| 9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer. |
| 10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif. |
sumber :hxxp://www.kaskus.us/showthread.php?t=5474108
Inilah 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara - Pencemaran udara oleh partikel dapat disebabkan karena peristiwa alamiah dan dapat pula disebabkan karena ulah manusia, lewat kegiatan industri dan teknologi. Partikel yang mencemari udara banyak macam dan jenisnya, tergantung pada macam dan jenis kegiatan industri dan teknologi yang ada. Mengenai macam dan jenis partikel pencemar udara serta sumber pencemarannya telah banyak
Pusat penelitian rumah sakit Dharamshila, Delhi, India, meneliti tentang bahaya tembakau. Lembaga ini menyebutkan, konsumsi tembakau mengakibatkan kanker kepala dan leher.
“Hampir 50 persen kasus penyakit kanker kepala dan leher disebabkan oleh tembakau. Selama ini tembakau hanya dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan paru-paru,” seperti dikutip dari The Hindu.
Penyakit kanker kepala dan leher bisa menyerang mulut, tenggorokan, sinus, lubang pernapasan, pangkal tenggorokan, dan kelenjar lidah. Kanker ini umumnya menyerang kaum pria usia di atas 50 tahun.
Sekitar 85% penderita adalah orang-orang yang sering mengkonsumsi alkohol dan perokok, atau bisa juga karena mulut kotor, gigi palsu yang tidak pas, serta menghirup dan mengunyah tembakau. Gejalanya antara lain munculnya benjolan pada leher (getah bening), perubahan suara, luka dan bengkak pada mulut, pendarahan, kesulitan menelan atau bernafas, dan sakit telinga.
sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1767589/hati-hati-tembakau-akibatkan-kanker-leher
![]() |
| Spa Paling Aneh di Dunia |
![]() |
| Pijat Ular |
![]() |
| Pijat Kaktus |
![]() |
| Mandi Wine |
![]() |
| Pijat di Gondola |
![]() |
| Mendinginkan Tubuh di Gua Salju |
![]() |
| Berendam Bir |
![]() |
| Menyembuhkan Penyakit dengan Kuda |
![]() |
| Perawatan Bokong |
![]() |
| Facial Emas |
![]() |
| Pedikur ikan |
![]() |
| Manfaat Racun Kalajengking |
Copyright © On The Spot. All rights reserved.
Tricks-Collections Themes created by Tricks-Collections.Com