Andai Saya, Anda, Kalian, Dan Mereka Seperti Pinokio

Yups, andaikan saja hidung manusia daging seperti kita ini sama seperti hidung manusia kayu, pinokio yang pasti orang-orang akan akan selalu tertuntut untuk jujur. Sebab jika sang pinokio berbohong, hidungnya kan memanjang. Maka nanti semua orang akan berkata jujur, karena takut hidungnya memanjang.
Semakin berhohong semakin panjang saja, macam tongkat kayu. Itulah Pinokio si boneka kayu yang dibuat oleh seorang pandai kayu bernama Geppetto. Pinokio tidak bisa menyembunyikan kebohongannya kepada siapa pun.
Berbeda dengan manusia kayu, manusia daging semakin pandai berbohong, bukan hanya sulit diamati kebohongannya, eh malah semakin pandai menyembunyikan kebohongannya. Kontras sekali antara manusia kayu dan manusia daging.
Jika seorang manusia daging seperti kita ini berhidung layaknya pinokio si manusia kayu, maka kita akan jujur dengan terpaksa, hanya karena tidak ingin hidung kita ini memanjang, bukan karena dasarnya kita jujur.
Tetapi, di sisi lain setidaknya kita akan terbisa untuk berkata jujur karena beberapa kebiasaan ada yang berawal dari keterpaksaan
Namun kita harus bersyukur kondisi hidung kita yang tidak seperti pinokio itu, karena itu artinya Tuhan masih memberi kita kesempatan untuk menyadari kesalahan kita sendiri sebelum disadarkan oleh orang lain.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8892937